Kumpulan Doa Mustajab, Doa Dzikir dan Amalan Wirid Sehari Hari

Bacaan Doa Aqiqah, Lengkap Arab, Latin, Artinya & Manfaat

Bacaan doa aqiqah, lengkap arab, latin, artinya & manfaat – Apa itu Aqiqah atau Akikah ? Pengertian Aqiqah atau Akikah dalam bahasa arab عقيقة yaitu pengurbanan hewan dalam syariat agama islam. Dan dalam istilah akikah yang dimaksudkan adalah menyembelih hewan kambing ataupun domba pada hari ke 7 dari kelahiran bayi tersebut, sebagai ungkapan rasa syukur atas rahmat yang telah diberikan Allah SWT berupa kelahiran sang buah hati tersebut.

Bacaan Doa Aqiqah, Lengkap Arab, Latin, Artinya & Manfaat
Bacaan Doa Aqiqah, Lengkap Arab, Latin, Artinya & Manfaat
Aqiqah atau Akikah ialah salah satu hal yang telah disyariatkan dalam agama islam (muslim). Dalil yang menyebutkan hal tersebut diantranya ialah hadits Rasulullah Saw : Setiap anak dituntut dengan aqiqohnya, adapun hadits lain yang menyatakan hal : Setiap anak laki-laki aqiqah dengan 2 kambing namun sedangkan bagi perempuan aqiqah hanya 1 ekor kambing saja.

Hukum aqiqah ialah sunnah, hal ini sesuai pandangan mayoritas para ulama seperti Imam Ahmad, Imam Syafi’I serta Imam Malik. Dengan berdasarka dalil tersebut, para ulama tidak berpendapat bahwa aqiqah itu adalah wajib. Dan apabila memang seandainya akikah adalah wajib, maka Rasulullah Saw juga pasti telah menerangkan tentang kewajiban tersebut.

Adapun beberapa para ulama seperti Al Bashri, Imam Hasan, serta Imam Laits, yang berpendapat bahwa hukum aqiqah ialah wajib, pendapat tersebut yang berdasarkan atas salah satu hadits diatas, setiap anak tertuntut dengan aqiqah tersebut. dan mereka berpendapat bahwa hadits tersebut yang menunjukan dalil wajibnya aqiqah serta menafsirkan hadits tersebut bahwa seseorang bayi tertahan syafatnya bagi oran tuanya sampai ia akan diaqiqahi. Ada pula sebagian para ulama mengingkari disyariatkannya aqiqah, akan tetapi pendapat tersebut tidak berdasar sama sekali. maka dengan demikian pendapat mayoritas, para ulama lebih utama untuk diterima sebab dalil-dalilnya tersebut, bahwa aqiqah atau akikah adalah sunnah.

Dalil Dalil Sunnahnya Aqiqah / Akikah

Dalil-dalil berkaitan dengan sunnahnya aqiqah atau akikah - sebagai berikut.

1. Aisyah Mengatakan bahwa, Rasulullah Saw bersabda : Bayi pria diaqiqah dengan 2 kambing yang sama serta bayi wanita dengan 1 kambing (HR Ahmad, Tirmidzi)

2. Ummi Kurz Al Ka’biyyah mengatakan bahwa, Rasulullah Saw bersabda : Bagi anak laki-laki dua ekor kambing yang berdekatan umurnya serta bagi perempuan satu ekor kambing (HR Ahmad 6/422)

3. Salman bin Amir Ad Dhabiy mengatakan bahwa, Rasulullah Saw bersabda : Aqiqah dilakukan karena kelahiran bayi, maka sembelilah hewan tersebut serta hilangkan semua gangguan darinya. (HR Bukhari).

4. Fatimah binti Muhammad saat melahirkan Hasan, mengatakan bahwa, Rasulullah Saw bersabda : Cukurlah rambut serta bersedekahlah dengan perak pada orang-orang miskin seberat timbangan rambut bayi tersebut. (HR Ahmad dan Al Baihaqi).

5. Aisyah Ra mengatakan bahwa, Rasulullah Saw pernah beraqiqah untuk Hasan serta Husain pada hari ketujuh dari kelahirannya, dan beliau lalu memberikan nama serta memerintahkan agar dihilangkan kotora dari kepalanya yaitu dicukur. (HR Hakim, dalam Al Mustadrak juz 4 halaman 264).

6. Abu Buraidah ra berkata : Aqiqah tersebut disembelih dihari ke 7 atau ke 14 atau dapat ke 21. (Thabrani dan HR Baihaqi).

7. Tirmidzi serta Imam Ahmad riwayatkan dari Ummu Karaz Al Ka’biyah ia bertanya pada Rasulullah Saw mengenai Aqiqah, dan beliau bersabda : Bagi bayi laki-laki disembeli dua ekor kambing serta pada bayi perempuan disembelih satu ekor kambing, dan tidak dapat membahayakan kamu sekalian apakah dalam sembelih itu jatan ataupun betina.

8. Samurah bin Jundab mengatakan bahwa, Rasulullah Saw bersabda : Semua anak bayi tergadaikan dengan akikahnya pada hari ke 7 disembelihnya hewan kambing, dan diberinya nama serta dicukur rambut bayi tersebut (HR Abu Dawud, Ibu Majah, Ahmad).

Hukum Aqiqah Setelah Berkeluarga / Sesudah Berkeluarga

Hukum aqiqah atau akikah setelah berkeluarga / sesudah berkeluarga - sebagai berikut.

Seperti yang ditulis diatas bahwa Abu Buraidah ra berkata : Aqiqah tersebut dapat disembelih dihari ke 7 atau ke 14 atau dapat dihari ke 21.

Dan apabila, saat masih bayi bahwa diyakini belum di aqiqahi dengan orang tuanya. Maka ia dapat melakukan aqiqah sendiri walaupun sudah berkeluarga. Imam Ahmad berkata : Apabila ia belum diaqiqah saat bayi, maka lebih baik dilakukan aqiqah sendiri saat telah dew4sa dan sudah mampu, serta tidak menganggap itu makruh. Adapun pendapat dari pengikut Imam Syafi’I berkata bahwa : Anak yang telah dew4sa yang diyakini belum diaqiqah dengan orang tuanya tersebut, maka dianjurkan dirinya untuk melakukan aqiqah sendiri dan telah mampu.

Jumlah Hewan Aqiqah / Akikah

Jumlah hewan aqiqah atau akikah - dapat anda lihat sebagai berikut :

Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa :

Dari Aisyah ra mengatakan bahwa Rasulullah Saw memerintahkan mereka agar disembelih aqiqah bagi anak laki-laki dua ekor domba/kambing yang sepadan serta bagi anak perempuan satu ekor domba. (At Tirmidzi).

Dari Ummu Kurz Al Ka’biyyah mengatakan bahwa, Rasulullah Saw memerintahkan agar disembelih aqiqah / akikah dari anak laki dua ekor domba serta dari anak perempuan satu ekor domba. ( Imam Ahmad dan Ashhabus Sunan).

Itulah jumlah hewan aqiqah yang lebih utama adalah dengan mengaqiqahi anak laki dengan dua ekor kambing / domba dan satu ekor kambing / domba pada anak perempuan.

Hewan Yang Di Sembelih Untuk Aqiqah / Akikah

Hewan yang disembelih untuk aqiqah ataupun akikah - sebagai berikut :

Hewan yang diperbolehkan untuk disembelih untuk diaqiqah ialah sama seperti hal hewan yang disembelih untuk kurban, yaitu baik jantan atau betina, usia, serta kriteriasemua boleh yang terpenting hewan Aqiqah tidak boleh cacat ataupun sakit. Seperti yang telah dikatakan sebagai berikut :

Imam Malik berkata bahwa : Tidak boleh didalam aqiqah digunakan hewan yang berupa seperti kurus, patah tulan, sakit, ataupun cacat (buta).

Imam Asy Syafi’I berkata bahwa : Binatang yang memiliki ciri seperti cacat dan sakit tersevut, maka harus dihindari hal tersebut didalam hewan untuk aqiqah ataupun untuk kurban.

Dan dalam aqiqah tidak diperbolehkan yang namanya berserikat, sebagaimana dalam uudhhiyah baik itu domba atau kambing. Sehingga apabila seseorang aqiqah dengan kambing atau domb, itu hanya cukup satu orang saja, jadi tidak boleh bagi 10 orang.

Waktu Melaksanakan Aqiqah / Waktu Menjalankan Aqiqah

Adapun waktu untuk melaksanakan Aqiqah / Akikah - sebagai berikut :

Seperti yang telah ditulis diatas bahwa pelaksanaan aqiqah disunnahkan dihari ke 7 dari kelahiran sang bayi tersebut. hal itu bersadarkan dari sabda Rasulullah Saw : Setiap bayi itu tergadai dengan hewan aqiqahnya, disembelih darinya di hari ke 7, dan lalu dia dicukur dan diberikan nama. ( HR Iman Ahman, Ashhabus Sunan).

Dan apabila tidak dapat menjalankan aqiqah di hari ke 7 hari kelahiran bayi tersebut. maka dapat dilakukan dihari ke 14, apabila juga tidak bisa, maka pada hari ke 21. Hal tersebut yang bersarkan dari hadis Abdullah Ubny Buraudah dari Ayahnya, Rasulullah Saw dia berkata bahwa “ Hewan aqiqah itu disembelih pada waktu hari ke 7, ke 14, dank e 21 dari kelahiran anak tersebut. ( dari Hadits hasan Al Baihaqi).

Akan tetapi setelah 21 hari masih tidak mampu untuk melaksanakan Aqiqoh, maka diperbolehkan apabila sudah mampu. sebab dalam pelaksanaan di hari tersebut merupakan sifatnya sunah bukan wajib. Serta boleh juga untuk melaksanakan aqiqoh sebelum hari ke 7 dari kelahiran sang buah hati tersebut.

Dan bila bayi yang meninggal dunia sebelum di hari ke 7 disunnahkan juga untuk disembelih aqiqohnya, bahkan walaupun bayi tersebut telah keguguran, namun dengan syarat bahwa telah berusia 4 bulan keatas dalam kandungan ibunya tersebut. Sebab aqiqoh ialah syariat yang sudah ditekankab pada ayat sang bayi tersebut. akan tetapi apabila seseorang belum disembelihkan dengan hewan aqiqoh oleh ayahnya hingga sampai tumbuh besar dan berkeluarga. Maka dia dapat melakukan aqiqah dirinya sendiri, hal tersebut tidak apa-apa seperti yang telah diriwayatkan oleh Syaikh Shalil Al Fuzan.

Dalam Pembagian Daging Aqiqah / Aqiqah

Dalam pembagian daging aqiqah / aqiqah -  sebagai berikut.

Daging aqiqah selain dapat dimakan oleh orang tuanya, maka juga dapat mensedekahkan daging tersebut oleh sudara, kerabat, tentangga seperti yang telah diriwayatkan sebagai berikut.

Syaikh Utsaimin mengatakan bahwa : tidak apa-apa apabila mensedekahkan darinya serta mengumpulkan tetangga atau para kerabatnya untuk menyantap daging aqiqah yang telah matang tersebut.

Syaikh Ibnu Bazz mengatakan bahwa : Kamu boleh bebas memilih diantara mensedekahkan seluruhnya atau sebagian saja, dan mengundang orang yang kamu pantas untuk diundang seperti tetangga, kerabat, teman seagama, serta sebagian orang faqir boleh untuk menyantapnya.

Syaikh Jibrin mengatakan bahwa : Sunahnya dia memakan sepertiganya, dan menghadiahkan sepertiga pada sahabatnya, serta mensedekah sepertiga lagi pada kaum muslimin.

Doa Untuk Kelahiraan Bayi / Anak

Doa untuk kelahiran bayi / anak – sebagai berikut :

Bacaan Doa Aqiqah, Lengkap Arab, Latin, Artinya & Manfaat

Bacaan Doa Aqiqah, Lengkap Arab, Latin, Artinya & Manfaat
Bacaan Doa Aqiqah, Lengkap Arab, Latin, Artinya & Manfaat
Doa Menyembelih Hewan Aqiqah / Doa Memotong Hewan Akikah

Doa menyembelih hewan aqiqah / doa Memotong hewan akikah – sebagai berikut :
Bacaan Doa Aqiqah, Lengkap Arab, Latin, Artinya & Manfaat
Bacaan Doa Aqiqah, Lengkap Arab, Latin, Artinya & Manfaat

Bacaan Doa Aqiqah, Lengkap Arab, Latin, Artinya & Manfaat
Doa aqiqah diatas merupakan doa aqiqah untuk anak laki-laki / bayi laki-laki. Untuk doa aqiqah anak perempuan / bayi perempuan, maka diganti dengan fulanah binti fulanah (nama anak tersebut).

Doa Memberi Nama Anak / Bayi

Doa memberi nama anak / bayi – sebagai berikut.
Bacaan Doa Aqiqah, Lengkap Arab, Latin, Artinya & Manfaat
Doa Walimatul Aqiqah / Akikah

Doa walimatul aqiqah / akikah – sebagai berikut :
Bacaan Doa Aqiqah, Lengkap Arab, Latin, Artinya & Manfaat
Bacaan Doa Aqiqah, Lengkap Arab, Latin, Artinya & Manfaat
Bacaan Doa Aqiqah, Lengkap Arab, Latin, Artinya & Manfaat 

Hikmah Aqiqah / Akikah

Hikmah aqiqah atau akikah – sebagai berikut :

1. Dalam aqiqah mengandung unsur suatu pelindungan dari syaitan yang mungkin mengganggu anak yang baru lahir tersebut, yang sesuai dengan makna hadits artinya : Setiap anak / bayi itu tergadai dengan aqiqah nya, maka anak yang sudah ditunaikan aqiqah tersebut insyaAllah akan lebih terlindungi dari gangguan syaitan yang sering mengganggu anak tersebut. hal tersebut dimaksud dari Ibnul Qayyim, Al Imam, dan Al Jauziyah bahwa : lepasnya dia dari syaitan tergadai dari aqiqahnya.

2. Aqiqah ialah tembusan hutang anak untuk memberikan syafaat bagi orang tua kelak pada hari perhitungan, sebagaimana dari Imam Ahmad berkata bahwa : Dia tergadai serta memberikan syafaat bagi orang tuanya dengan aqiqahnya.

3. Untuk menghidupkan sunah Rasulullah di dalam meneladani Nabiyullah Ibrahim as takala Allah SWT menembus putradari Ibrahim yang tercinta ismail as.

4. Aqiqah dapat memperkuat persaudaraan diantara masyarakat.

5. Termasuk bentuk taqarrub kepada Allah Swt dan sekaligus sebagai bentuk syukur atas karunia yang diberikan oleh Allah Swt yaitu dengan lahirnya sang buah hati.

6. Dengan Aqiqah ialah sebagai sarana yang menampakan rasa gembira dalam menjalankan syariat islam (muslim) serta bertambahnya keturunan umat islam dalam arti memperbanyak umat Rasulullah Saw pada hari kiamat tersebut.

Hikmah aqiqah diatas merupakan dari Syaikh Abdullah Nashih Ulwan didalam kitab bernama Tarbiyatul Aulad Fil Islam.

Manfaat dari Aqiqah / Akikah

Manfaat aqiqah atau akikah – sebagai berikut :

1. Dapat menjadi pembelaan orang tua dihari kemudian

2. Dapat membebaskan anak dari ketergadaian

3. Pembayaran hutang orang tua kepada anaknya.

4. Dapat menghindarkan anak dari kehancuran serta musibah, yang sebagaimana pergorbanan Ibrahim serta Nabi Ismail.

5. Dapat memperkuat tali silahturahmi diantara anggota masyrakat untuk dalam menyambut kelahiran anak yang baru lahir tersebut.

6. Sebagai pengungkapan rasa gembira demi tegaknya islam serta keluarnya keturunan dikemudian hari akan dapat memperbanyak umat Rasulullah Saw.

7. Dapat melepaskan bayi dari macam godaan syaitan didalam urusan dunia serta dalam akhirat.

8. Sebagai sumber jaminan sosial serta dapat menghapus kemiskinan di masyarakat.

Itulah manfaat menurut dari Drs. Zaki Ahmad didalam bukunya berjudul Kit Membina Anak Sholeh.

Berikut video bacaan doa aqiqah / akikah :


Baca Juga : Bacaan Ayat Kursi, Keistimewaan, Keutamaan, Manfaat & Khasiat
Baca Juga : Doa Sholat Tahajud, Keutamaan & Cara Sholat Tahajud Terlengkap
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan sekarang mengenai bacaan doa aqiqah, lengkap arab, latin, artinya & manfaat. Semoga dapat berguna dan bermanfaat bagi semua. Apabila bermanfaat mohon untuk dishare terimakasih banyak J. Sekian tentang - Bacaan doa aqiqah, lengkap arab, latin, artinya & manfaat

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Doa Islam : Bacaan Doa Aqiqah, Lengkap Arab, Latin, Artinya & Manfaat